
SuaraGuruSulSel.Com—Pengurus PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat menyelenggarakan Konferensi Kerja II PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat yang dipusatkan di Aula SMPN 2 Bissappu Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bantaeng. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah Drs. Muhammad Haris, M.Si, Syafruddin, S.Pd., MM, Mappasabbi, S.Ag., MA, Muhammad Yusuf, S.Ag., M.Pd. dan Segenap Pengurus Cabang/Ranting PGRI Cabang Khusus SMP Bantaeng Barat.

PGRI adalah Wadah Pengabdian Kepada Anggota
Syafruddin, S.Pd., MM sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bantaeng dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal diantaranya adalah Bakti nyata para pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng semakin diharapkan keberadaan nya oleh anggota dan menjadi harapan bagi masyarakat oleh karena itu sangat diinginkan lahirnya program PGRI cabang khusus SMP Bantaeng Barat yang yang dibutuhkan oleh anggota dan dapat direalisasikan. Apapun program riil yang akan dihasilkan dalam konferensi kerja ini sesungguhnya merupakan investasi sosial dan merupakan bagian dari kebutuhan anggota. Teman-teman banyak yang menyampaikan rasa terima kasih kepada kita semua bahwa apa yang telah dikerjakan pengurus PGRI Kabupaten Bantaeng dalam rangka memberikan penghormatan terakhir kepada teman-teman guru yang telah wafat mendahului kita ini ternyata mendapat respon yang luar biasa. Mari kita sama-sama untuk menjaga ini dan mencoba menyempurnakan kekurangan apa yang terjadi di dalam pelaksanaan SOP itu di lapangan. Sehingga layanan yang diberikan ke depan itu akan menjadi lebih baik, kita semua sekiranya dalam urusan persoalan mobil angkutan atau sudah mampu menghadirkan maka kita tidak perlu lagi menunggu mobil ambulans yang lain untuk kita minta bisa memberikan layanan kepada kita, tetapi ini semua adalah merupakan ujian bagi kita agar bisa kita wujudkan seperti apa yang diinginkan bahwasanya kita membutuhkan siaga piri Kabupaten Bantaeng sesungguhnya itu adalah merupakan sebuah hal yang mudah. Bagaimana caranya untuk mewujudkan itu, maka kita harus berusaha untuk berada dan mengelola frekuensi pemikiran yang sama untuk sebuah usaha dan program dalam peningkatan mengangkat martabat guru dan secara hitungannya misalnya dalam satu tahun ini katakanlah kita bagi menjadi tiga fase yakni tahap awal penerimaan sertifikasi guru kemudian kita mencoba untuk memberikan kontribusi sesuai dengan keikhlasan kita katakanlah ada yang menyumbang Rp. 100.000, ada yang menyumbang Rp. 50.000 dikali dengan banyak orang yang ikhlas berkonsentrasi pengadaan mobil siaga PGRI Kabupaten Bantaeng, maka kondisinya pasti sangat ringan. Kemudian untuk pengadaan mobil kedua lagi kita tunggu momentum pencairan sertifikasi kemudian kita berinfak maka itu juga akan menjadi sebuah hal yang meringankan bagi kita semua.
Lanjut ketua PGRI Bantaeng menyampaikan sekiranya bisa maksimal maka untuk pengadaan satu unit mobil di bulan Maret 2022 ini sesungguhnya sudah sangat memungkinkan karena terakhir konfirmasi satuan khusus yang menangani tentang pengadaan mobil ini dana yang terkumpul sudah mendekati 30 juta. Alhamdulillah pihak dealer mobil memberikan kepercayaan kepada kita berapa pun DP yang bisa kita berikan. Maka mereka akan upayakan pengadaannya, Oleh sebab itu kepada kita semua kita mencoba membangun komunikasikan mengajak teman-teman supaya ini segera bisa kita wujudkan.
Selanjutnya tantangan dan tanggung jawab kita semua seperti apa yang disampaikan oleh Pak Kanit PPA selama 10 hari ini saya diundang oleh pihak Polres Bantaeng untuk memberikan klarifikasi terhadap teman yang dilapor oleh orang tua siswa karena mengadakan tindak pidana dengan nafas dengan jiwa korsa bahwasanya salah bagaimana teman-teman guru di lapangan di depan orang lain kita harus tetap memberikan suatu kehormatan bagi kita karena pihak kepolisian dan kejaksaan setiap ada guru yang terlapor, maka mereka meminta kita untuk bertukar pikiran mana jalan yang terbaik yang kita akan lakukan.

Apa yang kita lakukan sesungguhnya merupakan bagian dari pembinaan tetapi ini adalah dinamika dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selanjutnya ketua PGRI Kabupaten Bantaeng ingin mengirim pesan bahwasanya PGRI ini adalah merupakan ruang atau wadah bagi kita semua. persatuan untuk sama-sama memberikan kontribusi pemikiran positif dalam rangka pengembangan organisasi kita dari waktu ke waktu dalam organisasi itu merupakan sebuah kepastian akan terganti oleh sebab itu tugas dan tanggung jawab pengurus harus mempersiapkan generasi pelanjut sebagai bagian dari keberlanjutan organisasi PGRI ini, Oleh sebab itu kepada teman-teman yang usianya masih relatif muda mari kita belajar agar organisasi ini untuk menjalin komunikasi dengan semua pihak yang kira-kira akan menguatkan posisi kita baik secara personal maupun secara kelembagaan. Lebih lanjut ketua PGRI Kabupaten Bantaeng mengucapkan selamat kepada Pengurus dan Anggota Cabang Khusus PGRI SMP Bantaeng Barat dalam melahirkan kesepakatan yang kira-kira akan membuahkan sebuah rumusan yang akan dinikmati dengan baik oleh anggota.
amykajang@gmail.com
