Pinrang, SUARAGURUSULSEL.COM – Pemerintah Kelurahan Kassa bekerja sama dengan Kapolsek Patampanua, Mahasiswa KKN Universitas Bosowa Makassar, dan SMK Negeri 6 Pinrang menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba bagi Remaja, bertempat di Aula SMKN 6 Pinrang. Rabu (12/11/25)
Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik dari SMK Negeri 6 Pinrang, MTs Bilajeng, dan SMPN 1 Batulappa. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai bahaya narkoba serta langkah-langkah pencegahannya agar mereka mampu menjadi generasi muda yang sadar dan tangguh terhadap pengaruh negatif lingkungan.
Acara diawali dengan sambutan dari Kepala UPT SMKN 6 Pinrang, H. Jawahir Natsir, S.Si., M.M, yang diwakili oleh Wakasek Kesiswaan, Bapak Juprianto, S.Pd., Gr.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini, karena sekolah merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter peserta didik agar terhindar dari hal-hal yang merusak masa depan mereka,” ujarnya.
Kata pengantar kedua disampaikan oleh Lurah Kassa, Bapak Rudi Hartono, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak pemerintah, aparat keamanan, pendidikan, dan mahasiswa dalam memberikan penyuluhan yang berkesinambungan.
“Remaja perlu dibekali dengan pemahaman dan kesadaran tentang bahaya narkoba, agar mereka dapat menjadi pelindung bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” tuturnya.
Hadir sebagai narasumber utama, Kapolsek Patampanua IPTU Muis Pandita, S.Pd.I, yang memberikan materi mendalam terkait jenis-jenis narkoba, dampak hukum, serta cara mengenali dan menghindari pergaulan yang berpotensi menjerumuskan.
Dalam paparannya, beliau mengingatkan peserta agar tidak mudah terpengaruh dan selalu menjadikan keluarga serta guru sebagai tempat konsultasi ketika menghadapi masalah.
“Sekali mencoba narkoba, hidup bisa hancur. Sayangi diri, keluarga, dan masa depan kalian,” tegas IPTU Muis Pandita di hadapan para peserta.
Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala MTs Bilajeng, Bapak Kamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I, sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta didik dari tiga satuan pendidikan tersebut dapat menjadi generasi muda yang berani berkata “Tidak pada Narkoba”, serta mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
(Takdir Alhabsy,S.Pd.,Gr)
