Sidrap, SUARAGURUSULSEL.COM – Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap Faizal Saehuddin,S.STP.,N.Adm mengatakan bahwa program pendidikan Guru penggerak ini di harapkan menciptakan guru penggerak yang dapat mengembangkan diri dan guru lain dengan kolaborasi secara mandiri, memiliki kematangan moral, emosi dan spritual untuk berperilaku sesuai kode etik.
Guru Penggerak (GP) merupakan Program Nasional dengan semboyan Tergerak, bergerak, menggerakkan.
Kami berharap kepada peserta Guru penggerak ini apabilah sudah di kukuhkan nanti jangan menunggu untuk di gerakkan,kalau guru Penggerak menunggu digerakkan untuk memajukan pendidikan disidrap khususnya maka program ini dapat dikatakan gagal”ucapnya

“guru penggerak wajib tergerak, untuk bergerak, guna menggerakkan seluruh stakeholder guna meningkatkan mutu pendidikan”
Guru Penggerak harus mampu merencanakan, mengorganisasikan, dan mengarahkan program perbaikan dan perubahan sekolah, serta memantaunya agar berjalan sesuai rencana dan mengarah pada tujuan yang ingin di capai nantinya.
Olehnya itu bagi guru penggerak yang dikukuhkan tunjukkan loyalitas anda dalam meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten Sidrap”harapnya
Faizal Saehuddin, S.STP., N. Adm. Mengucapkan selamat kepada guru penggerak angkatan 8 yang berjumlah 46 orang yang pada hari ini dikukuhkan dan menerima Piagam/Sertifikat guru penggerak.
Guru penggerak angkatan 8 Kabupaten Sidrap yang berjumlah 46 orang dari guru Tk, SD, SMP yang telah melalui program guru penggerak selama 6 bulan lamanya dengan penuh suka dan duka akhirnya di kukuhkan pada hari Kamis (04/01/2024) di SMPN 2 Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kabid Gtk Syamsuddin,S.Pd., M.AP.Kabid Disdik H.Sirajuddin,SP.,M.Si,Korwil Pitu Riase Jamaluddin,Kepsek Koordinator KGPS Erwin Norjiono, S.Pd., M.Pd dan Kepsek SMPN 2 Pitu Riase Arbuh, S.Pd., M.Si. (Jumadi)
