Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – SD Negeri 3 Lemba menunjukkan komitmennya dalam melestarikan kearifan lokal melalui penampilan seni yang memukau pada ajang Seleksi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Lalabata. Sabtu, (3/5/25).
Kegiatan ini berlangsung di SD Negeri 1 Lamapoloware dan diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Dalam ajang bergengsi tersebut, SD Negeri 3 Lemba menampilkan sejumlah karya seni yang sarat akan nilai budaya lokal. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah tari “Madebbang”, sebuah tarian yang menggambarkan tradisi aqiqah dalam budaya Bugis.
Tarian ini dibawakan oleh siswa-siswi SD Negeri 3 Lemba dengan gerakan yang anggun serta penuh makna, mencerminkan kekayaan nilai-nilai luhur masyarakat Bugis.
Tak hanya menampilkan tarian, SD Negeri 3 Lemba juga menghadirkan dongeng “Nenek Pakande”, sebuah cerita rakyat Bugis yang mengandung pesan moral dan nilai-nilai kearifan lokal. Dongeng ini disampaikan dengan gaya yang sederhana namun penuh penghayatan, membawa pendengar menyelami kehidupan sehari-hari masyarakat Bugis tempo dulu.
Selain itu, siswa-siswi SD Negeri 3 Lemba juga berpartisipasi dalam lomba menulis cerita dengan karya berjudul “Ri Aleq Kabo” yang mengisahkan petualangan di tengah hutan. Cerita-cerita yang dihasilkan menunjukkan kreativitas dan pemahaman siswa terhadap lingkungan dan budaya lokal.
Kepala SD Negeri 3 Lemba, Falmunadi, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan ini bukan hanya untuk menyalurkan bakat seni, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar siswa lebih mengenal dan menghargai budaya sendiri. Kami ingin siswa mencintai warisan leluhur mereka,” ujarnya.
Melalui ajang ini, SD Negeri 3 Lemba berharap dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk terus melestarikan budaya lokal melalui pendidikan seni. Partisipasi aktif dalam FLS2N menjadi bukti nyata bahwa seni dan budaya lokal bisa menjadi alat pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkaya karakter siswa. (Sainal)
