TPN XII Pinrang: Nyalakan Kolaborasi untuk Mencerdaskan Literasi Mengunggulkan Prestasi

bagikan

Pinrang, SUARAGURUSULSEL.COM – Gedung Indoor Kantor Bupati Pinrang dipenuhi peserta TPN XII Kabupaten Pinrang tercatat sebanyak 1050 peserta dari semua jenjang sekolah di 12 kecamatan di Kabupaten Pinrang. Peserta membludak satu hari menjelang perhelatan TPN XII. Ahad, (22/6/25).

Panitia divisi peserta Dani Awalia Sukri mengatakan bahwa peserta yang mendaftar online tercatat sebanyak 780 orang dan pada hari H sudah melebihi ribuan peserta yang mendaftar.

Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII, sebuah forum tahunan yang mempertemukan para guru dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Kabupaten Pinrang yang terpilih menjadi tuan rumah TPN XII, dalam semangat refleksi, kolaborasi, dan aksi nyata perubahan pendidikan.

Bertempat di Gedung Indoor Aula Bupati Pinrang, kegiatan TPN diselenggarakan oleh Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Pinrang bekerjasama dengan Guru Belajar Foundation dan dukungan dari berbagai pihak.

Suasana penuh kekhidmatan sekaligus kebanggaan terasa sejak awal acara, yang dibuka dengan Tari Padduppa, (tarian penyambutan) khas Bugis yang melambangkan penghormatan kepada tamu.

Ribuan peserta yang hadir secara langsung tampak antusias mengikuti prosesi pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), dan Mars Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)

Ketua Panitia TPN XII, Fajriani Yasin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberikan dukungan luar biasa sehingga acara ini bisa terselenggara.

Selanjutanya sambutan Kepala Cabang Dinas Provinsi Wilayah VIII Pinrang, Pare-pare, Barru, Baharuddin Iskandar, S.Pd, M.Pd, memaparkan capaian prestasi SMA dan SMK kabupaten Pinrang dalam hal SNBP (seleksi Nasional Berbasis Prestasi) maupun berbasis Test yang semakin mengalami peningkatan.

Hal ini menunjukkan bahwa iklim pendidikan di sekolah mendukung prestasi siswa. Terkait pendidikan iklim, beliau sangat mendukung terciptanya iklim sekolah yang bersih, sehat dan nyaman.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pinrang, Andi Matjtja, S.Sos, dalam sambutan nya menyampaikan terima kasih atas partisipasi pendidik di TPN XII ini dan menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi lagi untuk TPN berikutnya seraya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum membangun ekosistem pendidikan yang reflektif, restoratif, kolaboratif, dan penuh empati.

“Kegiatan TPN XII sebagai bentuk aksi nyata kolaborasi pemerintah dengan pendidik dalam mengembangkan iklim pendidikan yang lebih baik, karena guru dapat meningkatkan kompetensinya dalam beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan global pendidikan” kata Andi Matjtja.

Sekretaris Daerah, A.Callo Kerrang, S.P., M.Si, mewakili Bupati Pinrang secara resmi membuka acara TPN XII. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang merupaka kegiatan pertama yang paling banyak pesertanya di Kabupaten Pinrang.

Pemerintah sangat mendukung dan berharap semua pendidik meningkatkan kualitasnya terutama dalam menghadapi peserta didik. Beliau juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pendidik karena peserta didik Kabupaten Pinrang banyak yang lulus ke Perguruan Tinggi.

Setelah resmi dibuka, kegiatan TPN XII dilanjutkan dengan berbagai sesi berbagi praktik baik, lokakarya, diskusi panel, serta ruang refleksi bersama para guru dari seluruh Indonesia.

Kegiatan TPN XII di kelas berbagi menampilkan sebanyak 28 narasumber yang terpilih dan terbagi dalam tujuh kelas. Salah satu narasumber Dra. Sitti Dahlia Azis Guru SMA Negeri 3 Pinrang dan juga sebagai founder Sanggar Literasi Sulawesi Selatan (KLSS), berbagi praktek dalam materi “Cerdas Literasi Unggul Prestasi”.

Pengalamannya membangkitakan semangat peserta didik membaca, menyimak, mengamati dan menganalisis kasus-kasus dengan media digital cukup menarik antusias peserta TPN XII. Bu Dahlia menggunakan gadget dalam setiap kelompok yang diberi sub judul dan diberi tugas membuat kerangka opini.

Tentunya peserta didik akan mencari materinya dan kemudian share ke grup kelas. Kemudian membimbing peserta didik dan memberikan like setiap tanggapan yang masuk.

Dampak pembelajaran seperti ini meningkatkan ketertarikan peserta didik, karena proses pencarian, pengamatan, memahami dan analisis dirasakan oleh langsung peserta didik.

Nahara, S.Pd, peserta TPN XII dari SMP Negeri 7 Pinrang, mengungkapkan ketertarikannya dengan metode “Cerdas Literasi Unggul Prestasi”. Nahara sudah memantapkan untuk melakukan hal yang sama dengan menyesuaikan kondisi sekolahnya.

Sebagai forum yang telah masuk dalam nominasi UNESCO sebagai praktik baik pendidikan komunitas tingkat global, TPN XII menjadi bukti bahwa perubahan pendidikan dapat dimulai dari bawah oleh guru, untuk murid, dan demi masa depan menuju Indonesia Emas 2045. ( N_Hidayah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *