20 Kepala SMK Sulsel, Ikuti Pelatihan Manajemen Berbasis AI di BBMPVP KPTK

bagikan

Makassar, SUARAGURUSULSEL.COM – Sebanyak 20 kepala sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan mengikuti Pelatihan Manajemen Kepala Sekolah Berbasis Artificial Intelligence (AI) di Balai Besar Pengembangan Mutu Pendidikan Vokasi dan Kejuruan (BBMPVP) KPTK.

Kegiatan yang berlangsung dari (25 Agustus hingga 3 September 2025) ini, merupakan angkatan pertama di tahun 2025, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi manajerial kepala sekolah agar lebih adaptif di era digital.

Peserta pelatihan tersebut adalah para Kepsek SMK terpilih di Sulawesi Selatan, khusus dari kabupaten Pinrang di ikuti H. Jawahir Natsir, S. Si., MM Kepala SMK Negeri 6 dan H. Alimuddin, S.Pd. ,M.Pd, kepala SMK Negeri 10 Pinrang. Para Kepsek ini berpartisipasi dalam program intensif yang berfokus pada penerapan AI dalam manajemen sekolah.

Materi yang diajarkan mencakup penggunaan AI untuk analisis data akademik, personalisasi kurikulum, hingga efisiensi administrasi. Hal ini disampaikan H. Jawahir Natsir, S.Si., MM, Kepala SMK Negeri 6 Pinrang, via selulernya. Jum’at, (29/8/25).

Lanjut H Jawahir, selain pelatihan, para peserta juga akan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian (UKK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) – P2 BBMPVP KPTK. UKK ini penting untuk memastikan bahwa kompetensi yang didapatkan peserta telah memenuhi standar yang ditetapkan. Ujarnya

Lebih jauh H.Jawahir menyampaikan, “
Selain pelatihan, para peserta juga melakukan studi tiru ke SMK-SMTI Makassar pada tanggal (28/8/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung implementasi praktik terbaik dalam manajemen sekolah kejuruan, khususnya terkait pemanfaatan teknologi,

Melalui pelatihan ini, para peserta lebih siap dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, di mana teknologi menjadi faktor krusial. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan manajemen berbasis AI, para kepala sekolah diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih strategis dan efektif,

Melalui program ini, BBMPVP KPTK berupaya menciptakan transformasi digital di sektor pendidikan vokasi. Harapannya, kualitas kepemimpinan kepala sekolah di Sulawesi Selatan akan semakin meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada mutu pendidikan kejuruan secara keseluruhan”. Beber H. Jawahir Natsir (H_JN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *