Tradisi Massoso Babi di Desa Jampu: Wujud Kebersamaan Masyarakat dalam Menanggulangi Hama Pertanian

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Tradisi (Massoso babi) atau berburu babi hutan kembali digelar di Desa Jampu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng. Kegiatan yang diikuti oleh berbagai kelompok pemburu (Passoso) ini berlangsung di wilayah Dusun Lonrong dan menjadi kegiatan rutin masyarakat setempat untuk menanggulangi hama babi yang sering merusak tanaman di kebun warga.

Berbagai kelompok (Passoso) dari dalam maupun luar Kabupaten Soppeng berbondong-bondong datang untuk ikut serta dalam perburuan ini. Menurut salah satu tokoh masyarakat Desa Jampu ( AGU) kegiatan ini sudah menjadi bentuk kerja sama antara masyarakat dan pemerintah desa dalam menjaga lahan pertanian.

“Kami selalu melakukan pemburuan babi bersama kelompok pemburu. Kegiatan ini kami koordinasikan dengan pemerintah desa untuk mengundang para passoso, Kami masyarakat desa jampu sangat menyambut baik kehadiran teman-teman pemburu, baik dari desa sekitar maupun dari luar kabupaten. masyarakat jampu dan pemerintah desa jampu harus bersatu,” ungkapnya

Selain menjadi kegiatan sosial dan lingkungan, massoso babi juga mempererat silaturahmi antar warga. Di sela-sela kegiatan, masyarakat Desa Jampu turut menyiapkan makanan sederhana untuk para pemburu. Usai berburu, para peserta berkumpul di lokasi yang telah ditentukan untuk menikmati hidangan bersama dalam suasana kebersamaan.

Kegiatan massoso babi ini diharapkan dapat mengurangi populasi babi hutan yang selama ini menjadi ancaman bagi para petani di Desa Jampu. Pemerintah desa juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya masyarakat dalam menjaga hasil pertanian dan kelestarian lingkungan.
(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *