WC SDN 201 Panangean, Jadi Lahan Koperasi Merah Putih, Siswa Terpaksa Nyebrang Jalan Poros ke Masjid Buang Air

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM –
Pembangunan Koperasi Merah Putih di area SD Negeri 201 Panangean menuai keprihatinan dari pihak sekolah dan orang tua siswa. Pasalnya, WC siswa yang masih aktif digunakan dibongkar, sehingga sejak awal masuk sekolah pada 5 Januari 2026, siswa dan guru kehilangan fasilitas dasar untuk buang air kecil maupun besar. Selasa (20/1/2026).

Akibat pembongkaran tersebut, siswa-siswi SD Negeri 201 Panangean kelurahan pajalesan kec Lilirilau kabupaten Soppeng terpaksa menggunakan “WC Masjid yang berada di seberang jalan”. Untuk menuju masjid, para siswa harus menyeberangi jalan poros provinsi yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua hingga roda sepuluh dengan kecepatan tinggi. Kondisi ini membuat guru harus turun langsung memandu siswa saat menyeberang jalan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rasa khawatir pun terus menghantui para guru dan orang tua siswa. Selain mengganggu proses pembelajaran, situasi ini juga dinilai sangat membahayakan keselamatan anak-anak.

Salah seorang orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada tim media ini bahwa WC sekolah dibongkar oleh pihak pekerja Koperasi Merah Putih sekitar dua minggu lalu.

Sejak WC sekolah dibongkar, anak-anak terpaksa buang air di masjid karena sudah tidak ada WC di sekolah. Kami sebagai orang tua sangat khawatir, karena anak-anak harus menyeberang jalan poros provinsi yang ramai dan kendaraan melaju sangat kencang,” ungkapnya dengan nada cemas.

Ia menambahkan, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan siswa, terlebih mereka masih duduk di bangku sekolah dasar.

Para orang tua berharap agar pihak terkait segera memberikan solusi cepat dan konkret, baik dengan membangun WC sementara maupun mempercepat penyediaan fasilitas sanitasi yang layak di lingkungan sekolah, agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola pembangunan Koperasi Merah Putih terkait penyediaan fasilitas pengganti WC bagi siswa dan guru SD Negeri 201 Panangean.(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *