Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Waktu persiapan yang semakin terbatas menjelang bulan suci Ramadan mendorong SD Negeri 226 Galunglangie mengambil langkah cepat dan strategis. Melalui penguatan kolaborasi antara sekolah dan orang tua, pihak sekolah berupaya memastikan seluruh siswa kelas VI siap menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026. Sabtu (24/1/2026).
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan guru kelas VI se-Gugus 5 Kecamatan Donri-Donri yang sebelumnya digelar dan dihadiri oleh Pengawas Satuan Pendidikan Kecamatan Donri-Donri, Makmur, S.Pd., M.Si. Dalam pertemuan tersebut, ditekankan pentingnya keseragaman langkah, keseriusan, serta sinergi antar sekolah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA.
Sebagai tindak lanjut konkret, Kepala SD Negeri 226 Galunglangie mengundang orang tua/wali siswa kelas VI untuk mengikuti pertemuan bersama di sekolah. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan strategi persiapan akademik siswa sekaligus penguatan peran orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah, terutama selama bulan Ramadan.

Kepala SD Negeri 226 Galunglangie, Muliawan,S.pd, menegaskan bahwa keterlibatan orang tua menjadi kunci utama keberhasilan siswa, mengingat waktu persiapan yang semakin mepet dan beririsan dengan libur Ramadan.
Orang tua kami undang untuk bersama-sama membantu guru mengawasi anak-anak, terutama dalam penggunaan gadget. Kami berharap kebiasaan bermain game online dapat dibatasi dan anak-anak lebih diarahkan memanfaatkan gadget untuk kegiatan belajar, seperti mencari referensi materi, latihan soal, dan sumber pembelajaran lainnya,” ujar Muliawan.
Selain pengawasan penggunaan gadget, pihak sekolah juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengendalikan aktivitas anak di rumah agar tidak berlebihan bermain. Orang tua diharapkan mampu mengatur waktu harian anak, membatasi jam bermain, serta memastikan anak lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi Tes Kompetensi Akademik.
Tahapan pelaksanaan TKA untuk siswa Sekolah Dasar sendiri dimulai dengan pendaftaran pada (19 Januari–28 Februari 2026), dilanjutkan simulasi TKA pada (2–8) Maret 2026, gladi bersih pada (9–17) Maret 2026, dan pelaksanaan TKA pada (20–30) April 2026). Jadwal tersebut bertepatan dengan libur Ramadan sehingga waktu efektif pembelajaran di sekolah menjadi terbatas.
Karena waktu belajar di sekolah berkurang selama Ramadan, kami sangat membutuhkan dukungan orang tua untuk memastikan anak tetap belajar di rumah dan menggunakan gadget secara bijak,” tambahnya.
Sebagai bentuk keseriusan, guru kelas VI se-Gugus 5 Kecamatan Donri-Donri juga telah menyepakati penambahan jam pelajaran sebanyak “2–3 jam pelajaran”, yang mulai dilaksanakan pada Senin mendatang. Penambahan jam belajar ini bertujuan memaksimalkan penguasaan materi sebelum memasuki bulan Ramadan.
Dukungan dari orang tua pun menguatkan langkah sekolah. Salah satu orang tua siswa kelas VI yang hadir dalam pertemuan tersebut mengaku siap menjalankan peran pengawasan di rumah agar anak lebih fokus belajar.
Kami sebagai orang tua sepakat untuk lebih tegas mengurangi waktu anak bermain, terutama game online. Anak-anak harus lebih fokus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi TKA. Bermain tetap boleh, tetapi waktunya harus dibatasi agar tidak mengganggu belajar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa para orang tua berkomitmen untuk mendampingi anak saat belajar di rumah.
Kami akan mengatur waktu belajar anak, mendampingi saat mengerjakan latihan soal, dan mengingatkan jadwal belajar supaya anak benar-benar siap menghadapi TKA,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, guru kelas VI turut memaparkan pola pembelajaran, program latihan, serta strategi pendampingan siswa menjelang TKA. Orang tua diberi ruang untuk berdiskusi, menyampaikan masukan, serta menyamakan langkah dengan pihak sekolah.
Melalui sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua, SDN 226 Galunglangie optimistis seluruh siswa kelas VI dapat mengikuti Tes Kompetensi Awal. (Snl)
