Lestarikan Lingkungan, DLH Kabupaten Soppeng Serahkan Bibit Tanaman ke SMKN 3 Soppeng

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan sekaligus mendukung program penghijauan Go Green School, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Soppeng menyerahkan bantuan bibit tanaman kepada SMK Negeri 3 Soppeng. Jumat (6/2/2026).

Penyerahan bibit tanaman tersebut diterima langsung oleh Kepala SMK Negeri 3 Soppeng yang didampingi penanggung jawab *School Mini Forest (Hutan Mini Sekolah). Adapun bantuan yang diberikan berupa bibit *jambu kristal, pucuk merah, serta sejumlah bibit tanaman pohon lainnya yang akan dimanfaatkan untuk penghijauan lingkungan sekolah.

Faisal, S.Pd., selaku guru sekaligus penanggung jawab School Mini Forest, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, khususnya DLH, atas kunjungan dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum perdana yang berdampak besar bagi seluruh warga sekolah.

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus memanfaatkan lahan secara produktif sekaligus menjaga kelestarian alam melalui penanaman pohon,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMK Negeri 3 Soppeng, Reni Andriani, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada DLH Kabupaten Soppeng atas kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

“Kehadiran DLH secara langsung mendukung program penghijauan sekolah, terlebih dengan adanya School Mini Forest yang telah berkontribusi nyata terhadap penghijauan dan keseimbangan ekosistem di lingkungan sekolah,” tuturnya.

Sementara itu, Andi Magfirah, SP., selaku Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Soppeng, mengaku merasa nyaman dan tenang saat memasuki lingkungan SMK Negeri 3 Soppeng yang bersih dan tertata dengan baik.

“Lingkungan sekolah ini sangat jarang kami temui. School Mini Forest SMKN 3 Soppeng bahkan telah meraih prestasi nasional melalui artikel ilmiah berjudul ‘Mengurangi Emisi di SMK Negeri 3 Soppeng Melalui Pembuatan School Mini Forest’. Ini sangat luar biasa dan patut menjadi percontohan,” ungkapnya.

Ia berharap ke depan SMKN 3 Soppeng dapat diusulkan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Soppeng. Menurutnya, program pemberian bibit tanaman ini bertujuan untuk mengurangi lahan kritis serta memperbaiki kualitas lingkungan sekolah melalui pemanfaatan lahan yang optimal.

Dalam kunjungan tersebut, DLH juga menerima paparan berbagai program lingkungan yang diterapkan di SMKN 3 Soppeng sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik, di antaranya:

  1. SEMUT (Sejenak Memungut), yaitu kebiasaan siswa memungut sampah saat memasuki lingkungan sekolah;
  2. MACAKKA (Mari Cinta Lingkungan Sekolah), program penghijauan yang sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah);
  3. BUSAPLAS (Budaya Sampah Plastik), program pemilahan dan pengolahan sampah plastik agar bernilai ekonomi.

Sebagai tindak lanjut, para siswa SMKN 3 Soppeng melaksanakan kegiatan penanaman bibit pohon di sekitar lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem sekolah dan masyarakat sekitar.

Dengan semangat “Tanamkan Harapan, Lestarikan Lingkungan”, SMKN 3 Soppeng terus berkomitmen menjadi sekolah yang peduli lingkungan dan berkelanjutan.(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *