Enrekang, SUARAGURUSULSEL.COM – Kegiatan Pesantren Kilat di SD Negeri 172 Enrekang resmi dibuka pada Jumat, 27 Februari dan akan berlangsung hingga 1 Maret. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bapak Pengawas Sekolah Syarifuddin , S.Pd, dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme dari para siswa.
Acara pembukaan dilaksanakan di lapangan sekolah oleh kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi SDN 172 Enrekang.
Dalam sambutannya, Pengawas Sekolah Syarifuddin ,S. Pd menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pesantren Kilat sebagai wadah pembinaan karakter dan peningkatan pemahaman keagamaan siswa sejak usia dini.
“Pesantren kilat ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam pembentukan akhlak peserta didik, sehingga mereka menjadi pribadi yang lebih santun dan berkarakter. Melalui kegiatan ini, anak-anak dibimbing untuk semakin berbakti kepada kedua orang tua dan menghormati guru-gurunya, serta menumbuhkan sikap disiplin dalam kehidupan sehari-hari,”ujarnya.

Kegiatan pesantren kilat ini diselenggarakan pada hari Jumat hingga Minggu dengan tujuan agar tidak mengganggu jadwal pembelajaran akademik yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Seluruh siswa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Siswa kelas 1dan 2 mengikuti kegiatan selama satu hari, yakni pada hari Jumat. Sementara untuk siswa kelas 3, 4, 5, dan 6 mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai hari Jumat hingga penutupan pada hari Minggu.
Mengingat usia mereka yang masih sekitar 8–9 tahun, penting untuk membimbing dan membiasakan anak-anak agar melaksanakan gerakan salat dengan benar sesuai tuntunan ibadah. Melalui kegiatan pesantren kilat ini, diberikan materi tentang tata cara salat dengan menekankan ketepatan gerakan serta kelancaran dan kebenaran bacaan-bacaannya.
Kegiatan Pesantren Kilat ini diisi dengan berbagai aktivitas keagamaan seperti pembelajaran tentang akhlak, praktik ibadah, tadarus Al-Qur’an, yang dibimbing oleh para guru kelas dan guru Agama Ibu Kasmini, S.Pd dan Ibu Idal Hayani, S.Pd.

Kepala Sekolah SDN 172 Enrekang Saida, S.Pd juga menyampaikan harapannya agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. “Melalui Pesantren Kilat ini, dapat membentuk karakter pesertadidik, karakter yang religius, kita berikan materi khusus tentang ibadah bagaimana dengan thohara dari najis, bagaimana dengan wudhu yang benar, tata cara Gerakan shalat yang benar, bagaimana dengan mengaji dan puasanya yang tidak hanya sekedar menahan lapar dan haus, namun peserta didik memahami esensi ibadah puasa yg sesungguhnya, dengan merasakan orang lain yg biasa dalam keseharian serba kekurangan, juga peserta didik dapat melakukan dengan memperbanyak Amalan Sholeh saat Ramadhan ini,”ungkapnya.
Dihari pertama, pesantren kilat ini, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Diharapkan, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah dengan kemantapan Karakter Religiusitasnya,” tutupnya. (Ade Wanda Syam)
