Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Kondisi bangunan di SD Negeri 251 Togora, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, memprihatinkan. Sejumlah ruang belajar dan ruang perpustakaan di sekolah tersebut dilaporkan sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan parah. Senin (25/5/2026).
Kepala sekolah, Andi Alimuddin, S.Pd, menyampaikan bahwa ruang kelas 3 bahkan telah ditutup secara permanen demi menghindari risiko kecelakaan saat proses pembelajaran berlangsung.
“Ruang kelas 3 sudah kami tutup permanen untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung,” ujarnya.
Selain itu, kondisi ruang perpustakaan juga mengalami kerusakan cukup berat sehingga aktivitas membaca siswa harus dibatasi. Saat ini, siswa hanya diperbolehkan menggunakan perpustakaan sebanyak satu kali dalam seminggu.

“Untuk kegiatan membaca di perpustakaan, kami batasi hanya satu kali seminggu karena kondisi bangunan sudah tidak memungkinkan ditempati terlalu lama,” jelasnya.
Tidak hanya itu, ruang kelas 5 juga mengalami kebocoran yang cukup parah ketika hujan turun. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu kenyamanan dan konsentrasi siswa saat belajar.
Akibat keterbatasan ruang belajar, pihak sekolah terpaksa menggabungkan proses pembelajaran kelas 4 dengan kelas 2 atau menerapkan sistem bergantian (sekat). Namun, cara tersebut dinilai kurang efektif karena sering mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait agar kerusakan bangunan di sekolah tersebut segera mendapat penanganan dan perbaikan demi keselamatan serta kenyamanan peserta didik dan tenaga pendidik.
“Kami berharap ada perhatian dan bantuan rehabilitasi ruang kelas maupun perpustakaan agar siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman,” harap Andi Alimuddin. (SNL)
