Bantaeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kenyamanan pasien, serta kebersihan lingkungan rumah sakit, RSUD Prof . HM. Anwar Makkatutu Bantaeng meluncurkan inovasi baru bertajuk “Lapor Pak Dir”. Program ini memberikan ruang bagi seluruh pasien dan keluarga untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun apresiasi secara langsung kepada manajemen rumah sakit tanpa melalui perantara.
Direktur RSUD Bantaeng, “Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu”, dr. Yusri Lisangang S.POG., M.Kes., MH mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk membangun pelayanan yang lebih terbuka, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui program ini, pasien dan keluarga didorong untuk tidak ragu menyampaikan berbagai hal yang mereka alami selama mendapatkan pelayanan, mulai dari sikap petugas, kondisi fasilitas, kebersihan ruangan, bau tidak sedap, suhu ruangan, hingga pelayanan yang dinilai sangat memuaskan.

Kami mengajak pasien dan keluarga belajar mengeluh dengan benar. Sampaikan apa saja yang dirasakan. Kami justru membutuhkan masukan seperti ini agar mengetahui persoalan sejak dini, bukan hanya ketika sudah sampai di meja pimpinan,” ujar perwakilan manajemen RSUD Bantaeng. Selasa, (4/8/26).
Untuk memudahkan masyarakat, setiap pintu ruangan pelayanan akan dipasang papan informasi khusus yang memuat nama dan foto petugas atau perawat yang bertanggung jawab, jenis laporan yang dapat disampaikan, serta kode QR yang terhubung langsung ke aplikasi pelaporan resmi RSUD Bantaeng.
Melalui aplikasi tersebut, pengguna layanan dapat memilih kategori laporan, seperti keluhan pelayanan, masalah fasilitas, kebersihan lingkungan, maupun memberikan apresiasi kepada petugas yang dinilai memberikan pelayanan terbaik.
Seluruh laporan yang masuk akan diterima langsung oleh jajaran pimpinan rumah sakit dan dipastikan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari evaluasi pelayanan.
Menurut pihak rumah sakit, program “Lapor Pak Dir” tidak hanya bertujuan menemukan kekurangan dalam pelayanan, tetapi juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan yang menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik.
Jika ada petugas yang kurang baik tentu akan kami lakukan pembinaan. Sebaliknya, jika ada yang bekerja dengan sangat baik, kami juga ingin mengetahuinya agar dapat memberikan penghargaan dan apresiasi yang layak,” jelasnya.
Direktur RSUD Bantaeng juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan saran dari masyarakat. Masukan yang diterima akan menjadi bahan evaluasi rutin guna meningkatkan mutu pelayanan, kebersihan, kenyamanan, serta keselamatan pasien.
Target kami sederhana, yaitu menjadikan kenyamanan pasien sebagai prioritas utama. Kami ingin pelayanan dan suasana di RSUD Bantaeng dapat dirasakan senyaman rumah sakit swasta, dengan tetap menghadirkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berkualitas,” tutup dr. Yusri. (R@ni)
