Pinrang, SUARAGURUSULSEL.COM – Semangat literasi, kolaborasi, dan kepedulian berpadu dalam pelaksanaan GALA AKSARA yang digelar di Rumah Ceria Sahabat KITA, Kelurahan Jaya, Kabupaten Pinrang, Rabu (5/8/2026) pekan lalu.
Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas 13 tahun perjalanan Lembaga Sahabat KITA, sekaligus menjadi Apresiasi Literasi Tingkat Kelurahan dan puncak penutupan program KKN-T Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 di Kelurahan Jaya.
Mengusung tema “Merayakan Jejak, Merefleksikan Perjalanan, Menyalakan Inspirasi,” GALA AKSARA menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan panjang gerakan literasi yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang lebih inklusif dan bermakna bagi masyarakat.
Sahabat KITA berawal dari sekumpulan anak muda yang peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pinrang. Pada Juli 2013, komunitas ini dirintis oleh Wahyuniar Yusuf,Ikhsan Jahasan,Ijad Khalid, bersama rekan-rekannya melalui pendekatan Pola Belajar Ceria.
Berawal dari ruang belajar sederhana bagi anak-anak, Sahabat KITA terus berkembang menjadi gerakan sosial pendidikan yang menghadirkan berbagai program literasi, penguatan karakter, pemberdayaan masyarakat, serta ruang belajar kreatif bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Pada Februari 2016, Komunitas Sahabat KITA resmi bertransformasi menjadi Lembaga Sahabat KITA yang berbadan hukum. Sejak saat itu, Sahabat KITA terus memperluas dampaknya melalui berbagai program seperti Rumah Ceria sebagai taman baca masyarakat, pelatihan,BINTANG, gerakan berbagi pendidikan, hingga kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, pemerintah, komunitas, dan dunia usaha.
Rangkaian GALA AKSARA berlangsung sejak pagi hingga malam hari dengan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, kreatif, dan inspiratif. Apresiasi literasi dengan beragam lomba dan dibuka oleh Bunda Paud Kecamatan Watang Sawitto, dihadiri pula oleh Perwakilan Kepala Dinas Dikbud Kab, Pinrang dalam hal ini Kabid Dikdas, Perwakilan Camat Watang Sawitto Kasi Pemerintahan, Perwakilan Lurah Jaya Kasi Pemerintahan.
Kegiatan diawali dengan Kompetisi Kataku (Kaji dan Tanggapi Buku) yang diikuti oleh siswa-siswi sekolah dasar se Lingkungan Jaya yaitu Perwakilan SDN 187 Pintu,MI DDI Jaya,MI DDI Pinrang Barat dan Perwakilan TBM Rumah Ceria Sahabat KITA. Kompetisi ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan membaca kritis, memahami isi buku, serta menyampaikan pendapat secara percaya diri.
Pada sore hari, peserta mengikuti Kelas Menulis Cerita Anak bersama penulis cerita anak Dr. Fitrawan Umar, S.T., M.Sc. yang dipandu oleh Pendiri Sahabat KITA, Kak Niar. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan pemuda, orang tua, guru, dan masyarakat yang bersama-sama belajar menuangkan ide menjadi sebuah cerita.
Kegiatan dilanjutkan dengan Lomba Ranking Satu, yang menguji wawasan peserta melalui pertanyaan pengetahuan umum dalam suasana yang seru dan edukatif. Setelah itu, peserta mengikuti Cooking Class oleh Kak Nanda owner Nhanas Donuts menghias donat yang menjadi ruang bagi anak-anak dan orang tua untuk berkreasi bersama dalam suasana penuh kegembiraan.
Memasuki malam hari, acara puncak dibuka dengan laporan pelaksanaan program oleh Koordinator Desa KKN-T Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116, dilanjutkan sambutan dari Lurah Kelurahan Jaya serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, sekolah, relawan, donatur, mahasiswa, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi dalam mendukung gerakan literasi.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah Refleksi 13 Tahun Perjalanan Sahabat KITA yang disampaikan oleh Pendiri Sahabat KITA, Wahyuniar Yusuf. Dalam suasana yang penuh haru, ia mengenang perjalanan panjang membangun gerakan literasi dari sebuah komunitas kecil hingga menjadi lembaga yang terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Tiga belas tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Sahabat KITA lahir dari mimpi sederhana sekelompok anak muda yang ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.
Hari ini kami bersyukur karena perjalanan itu terus bertumbuh berkat dukungan relawan, donatur, pemerintah, sekolah, mitra, pelaku UMKM, dan masyarakat yang percaya bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama.
GALA AKSARA bukan sekadar perayaan, tetapi ruang syukur, refleksi, dan pengingat bahwa perjuangan ini harus terus dilanjutkan dan kuatkan semangat Kolaborasi demi masa depan anak-anak Indonesia,” ujar Wahyuniar Yusuf.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-T Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 yang telah menghadirkan berbagai inovasi literasi selama menjalankan pengabdian di Kelurahan Jaya.
“Kolaborasi adalah kekuatan. Kehadiran adik-adik mahasiswa KKN-T Tematik Literasi Universitas Hasanuddin memberikan energi baru bagi gerakan literasi di Kelurahan Jaya. Semoga sinergi ini terus berlanjut dan menginspirasi lahirnya lebih banyak ruang belajar yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Acara puncak semakin semarak dengan penampilan Operet Anak dari anak-anak Rumah Ceria Sahabat KITA yang berjudul Mawar, Melati semuanya Indah yang disadur dari Buku Cerita Anak Bahan Bacaan Bermutu Kemendikbudristek karya S Gegge Mappangewa yang berhasil memukau para tamu undangan.
Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa literasi tidak hanya melahirkan anak-anak yang gemar membaca, tetapi juga generasi yang kreatif, percaya diri, dan berani mengekspresikan diri.
Di penghujung acara, panitia menyerahkan trofi kepada para pemenang Kompetisi Kataku dan Lomba Ranking Satu. Selain itu, mahasiswa KKN-T Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Lingkungan Jaya juga memberikan plakat penghargaan kepada sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung gerakan literasi di Kelurahan Jaya.
Keberhasilan penyelenggaraan GALA AKSARA tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan donasi dari para relawan Sahabat KITA, donatur, individu-individu baik, pelaku UMKM Kabupaten Pinrang, pemerintah, mitra kolaborasi, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan kontribusi, baik berupa materi maupun nonmateri. Kepedulian tersebut menjadi bukti bahwa gerakan literasi akan tumbuh semakin kuat ketika dibangun bersama.
Melalui GALA AKSARA, Lembaga Sahabat KITA berharap semangat kolaborasi ini terus berlanjut. Perjalanan 13 tahun bukanlah garis akhir, melainkan awal dari langkah-langkah baru untuk menghadirkan lebih banyak ruang belajar, ruang berkarya, dan ruang bertumbuh bagi anak-anak Indonesia. Sahabat KITA percaya bahwa setiap buku yang dibaca, setiap senyum yang dihadirkan, dan setiap tangan yang terulur akan menjadi bagian dari perubahan besar bagi masa depan generasi bangsa.
Tentang Lembaga Sahabat KITA.
Lembaga Sahabat KITA adalah organisasi sosial pendidikan yang berdiri sejak Juli 2013 di Kabupaten Pinrang. Berawal dari gerakan anak muda yang peduli terhadap pendidikan, Sahabat KITA berkomitmen menghadirkan pendidikan yang kreatif, menyenangkan, dan berkarakter melalui berbagai program literasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan karakter. Sejak resmi menjadi lembaga berbadan hukum pada tahun 2016, Sahabat KITA terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya melalui pendidikan dan literasi.(Nurhidayah)
