Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Soppeng menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng dan diikuti oleh lebih dari 400 calon PPPK. Juma’at, (9/5/25).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, Dr. Nur Alim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh bagi para calon peserta mengenai proses dan mekanisme seleksi PPPK.
Kegiatan ini sangat penting karena, insya Allah, BKPSDN akan memberikan penjelasan yang komprehensif terkait ujian seleksi PPPK. Kita harap semua dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Nur Alim juga menyoroti isu kedisiplinan yang kerap menjadi perhatian, khususnya di kalangan tenaga non-ASN. Ia mengungkapkan adanya perbedaan sikap kerja sebelum dan sesudah seseorang diangkat sebagai ASN.
“Saya tegaskan, jangan sampai setelah menerima SK ASN justru semangat kerja menurun. Saat masih non-ASN sangat rajin, tetapi setelah diangkat malah menjadi malas. Harus diingat, baik PPPK maupun PNS tetap berada dalam proses evaluasi yang ketat. Ada yang diberhentikan hanya karena masalah kehadiran,” tegasnya.
Ia turut mengutip pernyataan Kepala BKN Pusat bahwa ASN yang tidak masuk kerja selama 10 hari berturut-turut tanpa keterangan dapat langsung diberhentikan. Selain itu, akumulasi ketidakhadiran tanpa alasan sebanyak 25 hari dalam setahun juga menjadi dasar pemecatan, sesuai peraturan yang berlaku.
Menutup sambutannya, Dr. Nur Alim memberikan pesan penting kepada para calon PPPK agar menjaga komitmen, etika kerja, dan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
“Ini adalah peluang besar, tapi juga datang dengan tanggung jawab besar. Jangan sampai nanti menyesal karena kelalaian sendiri,” tutupnya. (Sainal)
