Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Kondisi fasilitas belajar di SD Negeri 163 Appanan, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, kini memprihatinkan. Ruang perpustakaan yang seharusnya menjadi pusat literasi bagi siswa-siswi, dilaporkan sudah tidak layak digunakan karena mengalami banyak retakan pada dinding bangunan.
Kondisi tersebut membuat siswa enggan memasuki ruangan untuk membaca karena khawatir akan keselamatan mereka,. Sabtu (22/11/2025).
Tidak hanya perpustakaan, salah satu ruang kelas di sekolah tersebut juga mengalami kerusakan serius. Atap atau seng bagian atas sudah terbuka dan hampir bocor, sehingga proses pembelajaran kerap terganggu, terutama saat turun hujan.aktivitas pembelajaran sering terganggu, kondisi ini tentu berdampak pada kualitas pembelajaran.

Kepala SD Negeri 163 Appanan, Hj. Kasmawati Tasse, S.Pd., membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi. Ia menyampaikan bahwa perpustakaan sudah lama tidak bisa digunakan karena retakan bangunan semakin parah dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa. Selain itu, ia menambahkan bahwa salah satu ruang kelas juga mengalami kerusakan pada atap, sehingga tidak nyaman dan aman untuk digunakan belajar sehari-hari.
“Kondisi ruang perpustakaan memang sudah tidak ditempati membaca karena banyak retakan, dan ada ruang kelas yang atapnya sudah terbuka sehingga sangat mengganggu pembelajaran,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah maupun instansi terkait agar kerusakan fasilitas ini dapat segera diperbaiki. Dengan perbaikan yang memadai, kegiatan belajar mengajar dan program literasi di sekolah dapat kembali berjalan optimal dan aman bagi seluruh siswa-siswi.(SNL)
