Pinrang , SUARAGURUSULSEL.COM – UPT SMA Negeri 4 Pinrang (SMAPAT Pinrang) menggelar Deklarasi Peduli Bumi pada Kamis (13/8/2026), diikuti Kepala Sekolah, Guru, Staf, pengelola kantin, dan siswa.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inovasi sekolah “Guru Salama” — Guru Sadar Lingkungan untuk Aksi Bersama — yang memadukan nilai kearifan lokal Bugis salama’ dengan strategi Backward Design dalam Pembelajaran.
Kegiatan tersebut, dibuka oleh Pembina OSIS, Irma Suryani, S.Pd, bertempat di lapangan Upacara Sekolah ini. Pada moment ini, Kepala Sekolah Idarahma Ibrahim, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya, mengajak seluruh warga sekolah berkomitmen meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai, dimulai dari diri sendiri sebagai teladan — sejalan dengan motto sekolah “Berakhlak, Berdaya, Mendunia”.

Momentum ini juga digunakan untuk menandatangani perjanjian kerjasama antara sekolah dan pengelola kantin mandiri, yang berkomitmen menerapkan standar kantin sehat, mengelola sampah terpilah, dan meninggalkan plastik sekali pakai.
Deklarasi Peduli Bumi dipimpin Wakasek Kurikulum, Hj. Rismawati Alimin, S.Pd., M.Pd., dan diikrarkan bersama seluruh warga sekolah, dilanjutkan foto bersama dan doa oleh Guru PAI, Hj. Hidayatullah, S.Ag. Rangkaian ditutup dengan penandatanganan lembar komitmen oleh kepala sekolah, guru, staf, pengelola kantin, dan perwakilan siswa. Tanda tangan komitmen seluruh siswa dilanjutkan di kelas masing-masing untuk dipajang di kelas sebagai motivasi budaya peduli bumi.
Deklarasi ini sekaligus menjadi ajang sosialisasi inovasi Guru Salama yang telah berjalan dua tahun, dengan harapan menumbuhkan budaya peduli keberlangsungan bumi menuju sekolah ASRI yang lahir dari kesadaran, bukan sekadar instruksi.
(Kontributor: Tim Humas UPT SMA Negeri 4 Pinrang)
