Polman, SUARAGURUSULSEL.COM – MTs DDI Lapeo, Polman, Sulbar, terus memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pelestarian nilai-nilai budaya lokal, khususnya tradisi “Metawe’ dan Mepuang”.
Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga menjunjung tinggi sopan santun, penghormatan kepada orang lain, serta nilai-nilai kearifan lokal. Kamis (27/8/2026).
Kepala MTs DDI Lapeo, Dra. Rahma, M.Pd.I, menyampaikan bahwa pelestarian budaya lokal perlu terus ditanamkan kepada peserta didik di lingkungan sekolah. Menurutnya, Metawe’ dan Mepuang mengandung nilai pendidikan karakter yang relevan untuk membangun sikap santun, menghargai sesama, dan menjaga identitas budaya daerah.

Melalui penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, pihak madrasah berharap peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berakhlak, serta tetap mencintai budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
Di sisi lain, untuk menunjang proses pembelajaran dan berbagai kegiatan pendidikan di madrasah, Kepala MTs DDI Lapeo juga berharap adanya dukungan dan bantuan sarana prasarana ke depannya.
Adapun kebutuhan yang diharapkan dapat memperoleh bantuan meliputi:
1.Meja dan kursi kelas sebanyak 40 pasang.
2. 1 set sound system.
3. 1 unit laptop.
4. Proyektor beserta layar.
5. 1 unit printer.
Dra. Rahma berharap dukungan terhadap pemenuhan sarana dan prasarana tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta mendukung berbagai kegiatan pengembangan karakter peserta didik.
“Dengan dukungan sarana yang memadai, kami berharap kegiatan pembelajaran dan penguatan pendidikan karakter di MTs DDI Lapeo dapat berjalan semakin optimal,” harapnya.
Pihak madrasah berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran dengan nilai-nilai budaya lokal, sehingga peserta didik memiliki kompetensi sekaligus karakter yang kuat dan tetap menjunjung tinggi kearifan budaya masyarakat setempat.(Ahmad)
