Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Anggota DPRD Kabupaten Soppeng dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Hadi Wijaya Ismail, S.P., melaksanakan kegiatan reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025/2026 di Desa Rompegading, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng. Rabu (26/8/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum bagi Hadi Wijaya Ismail untuk menyerap secara langsung berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Liliriaja dan Citta.
Dalam kesempatan tersebut, Hadi Wijaya Ismail menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk hadir.

Kami bersyukur atas kehadiran semua masyarakat yang telah meluangkan waktunya untuk hadir di tempat ini. Sebagai perwakilan rakyat di daerah, kami menunggu aspirasi dari masyarakat Rompegading, apa yang menjadi kebutuhan dan usulan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog. Sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kelangkaan gas elpiji subsidi 3 kilogram, kebutuhan sumur bor bagi kelompok tani, hingga penerangan jalan.
Masyarakat mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 kilogram yang masih dirasakan masyarakat. Masyarakat berharap anggota DPRD dapat membantu mencarikan solusi agar ketersediaan gas bersubsidi tersebut dapat kembali normal.
Menanggapi hal itu, Hadi Wijaya Ismail mengatakan persoalan kelangkaan elpiji 3 kilogram , Menurutnya, pada musim kemarau kebutuhan gas meningkat karena sebagian masyarakat menggunakan gas untuk mendukung aktivitas pertanian, khususnya untuk memompa air ke sawah sebagai pengganti penggunaan BBM.
“Insyaallah, kami sebagai perwakilan rakyat akan menyampaikan persoalan ini dalam forum DPRD Kabupaten Soppeng agar dapat dicarikan solusi,” ujarnya..
Selain persoalan elpiji, perwakilan kelompok tani juga menyampaikan kondisi pertanian yang saat ini terdampak musim kemarau. Mereka meminta bantuan “sumur bor” untuk memenuhi kebutuhan air pertanian, terutama karena kondisi lahan yang mulai mengalami kekurangan air.
Selain itu, Hadi juga mendorong para petani untuk menyesuaikan jenis tanaman selama musim kemarau dengan memilih tanaman yang tidak terlalu membutuhkan banyak air., ucapnya.
Aspirasi lainnya datang terkait kebutuhan lampu penerangan jalan di wilayah Rompegading. Masyarakat mengusulkan pemasangan sekitar 70 titik lampu untuk menerangi sejumlah ruas jalan yang dinilai masih membutuhkan penerangan.
Menanggapi usulan tersebut, Hadi menjelaskan bahwa permohonan penerangan jalan perlu disampaikan terlebih dahulu melalui pemerintah desa untuk kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah.
Masyarakat Rompegading berharap aspirasi yang disampaikan dalam kegiatan reses tersebut dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hadi Wijaya Ismail menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan reses akan menjadi bahan untuk dibawa dan disampaikan dalam forum DPRD Kabupaten Soppeng sesuai kewenangannya,.(SNL)
