Majene, SUARAGURUSULSELBAR. COM – Kondisi bangunan TK Negeri Desa Binanga, yang sebelumnya dikenal sebagai TK Sinar Kota Binanga, di Dusun Binanga, Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mendapat perhatian dari pihak sekolah dan orang tua siswa.
Kepala TK Negeri Desa Binanga, Jumaniah, S.Pd.AUD, menyampaikan bahwa sekolah tersebut telah berdiri selama puluhan tahun dan menjadi salah satu tempat pendidikan anak usia dini bagi masyarakat setempat. Namun, selama perjalanan sekolah, kondisi bangunan dan fasilitas pendidikan disebut belum pernah mendapatkan bantuan pembangunan maupun perbaikan secara berarti.
Menurut Jumaniah, sekolah yang awalnya berstatus swasta dengan nama TK Sinar Kota Binanga tersebut kemudian berubah menjadi TK Negeri Desa Binanga. Dari tahun ke tahun, sekolah terus menerima anak-anak yang datang dengan harapan dan cita-cita untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Dari generasi ke generasi, anak-anak terus datang dengan harapan dan cita-cita tinggi. Mereka ingin menjadi guru, dokter, polisi, tentara dan menjadi orang yang berguna serta sukses di masa depan,” ungkap Jumaniah.
Namun, di balik semangat belajar para peserta didik, pihak sekolah menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Jumaniah menyebut bangunan sekolah mulai mengalami kerusakan, sementara ruangan dan fasilitas yang tersedia masih sangat sederhana.
Ia mengatakan, berbagai fasilitas yang ada saat ini sebagian besar terwujud berkat kepedulian guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta orang tua siswa.
“Segala sesuatu yang ada saat ini, termasuk bangunan dan fasilitas yang sederhana, terwujud berkat kepedulian guru dan tenaga kependidikan serta orang tua siswa yang peduli terhadap pendidikan,” katanya.
Meski berada dalam kondisi keterbatasan, Jumaniah menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak pernah menyurutkan semangat para guru dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak.
Menurutnya, proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan penuh semangat. Para peserta didik juga tetap datang ke sekolah dengan antusias untuk mengikuti pembelajaran.
“Walaupun keadaan sekolah mungkin bisa dibilang tidak layak, namun tidak pernah sekalipun menyurutkan semangat kami. Guru tetap mengajar dengan semangat, tulus dan ikhlas. Anak-anak datang dengan senyum dan semangat belajar yang tidak pernah pudar,” sebut Jumaniah.
Ia berharap kondisi bangunan sekolah dapat menjadi perhatian pemerintah maupun pihak terkait. Menurutnya, anak-anak usia dini berhak mendapatkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan layak untuk menunjang tumbuh kembang mereka.
“Kami tidak meminta belas kasihan, melainkan perhatian dan kepedulian. Anak-anak murid kami berhak mendapatkan tempat belajar yang aman, nyaman dan layak,” tegasnya.
Jumaniah berharap aspirasi yang disampaikan pihak sekolah melalui unggahan tersebut dapat menjadi perhatian dan membuka jalan bagi adanya bantuan pembangunan maupun perbaikan fasilitas sekolah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komite sekolah, orang tua siswa dan masyarakat yang selama ini tetap memberikan dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan di TK Negeri Desa Binanga.
“Semoga suatu saat nanti sekolah kami ikut tersentuh perhatian, agar bangunan yang layak dapat menjadi tempat bagi mimpi-mimpi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang,” harapnya.
Jumaniah menegaskan, keterbatasan fasilitas tidak boleh menjadi alasan untuk memadamkan semangat dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak.
“Meski sederhana, semangat kami tidak pernah surut. Meski belum tersentuh bantuan, harapan kami tidak pernah putus,” pungkasnya. (Aqil)
