Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Kepala SMP Negeri 1 Lilirilau, Agus Salim, S.Pd., M.M., berbagi praktik baik dalam forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Soppeng.
Dalam kegiatan tersebut, Agus Salim memaparkan inovasi supervisi pembelajaran mendalam berbasis aplikasi digital yang dirancang dan dikembangkan secara mandiri untuk membantu kepala sekolah melaksanakan supervisi pembelajaran secara lebih sistematis, efektif, terdokumentasi, dan berbasis data.Jumat (18/9/2026).
Aplikasi tersebut mengintegrasikan sejumlah tahapan dalam proses supervisi, mulai dari pra-observasi, observasi pembelajaran, pasca-observasi, refleksi, coaching, tindak lanjut, hingga pemantauan perkembangan guru.
Menurut Agus Salim, inovasi tersebut dikembangkan sebagai respons terhadap kebutuhan supervisi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penilaian terhadap kinerja guru, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendampingan dan pengembangan profesional guru.
Melalui sistem digital tersebut, data hasil supervisi dapat tersusun secara lebih terstruktur sehingga dapat menjadi dasar bagi kepala sekolah dalam menentukan tindak lanjut, memberikan pendampingan, serta mendorong perbaikan kualitas pembelajaran.
Aplikasi ini saya kembangkan bukan sekadar untuk mendigitalisasi instrumen supervisi, tetapi bagaimana supervisi benar-benar menjadi sarana untuk membantu guru berkembang, melakukan refleksi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Setelah melalui proses validasi, harapannya aplikasi ini dapat dimanfaatkan bersama oleh kepala sekolah SMP se-Kabupaten Soppeng,” ungkap Agus Salim.
Ia menjelaskan, aplikasi supervisi tersebut saat ini masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Sebelum diterapkan secara lebih luas, aplikasi akan melalui proses validasi serta penyelarasan dengan kebutuhan dan ketentuan supervisi pembelajaran.
Setelah dinyatakan layak dan memperoleh persetujuan dari pihak terkait, aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu rujukan bersama bagi kepala sekolah SMP di Kabupaten Soppeng dalam melaksanakan supervisi pembelajaran berbasis digital.
Berbagi praktik baik melalui forum MKKS dinilai menjadi ruang penting bagi kepala sekolah untuk saling bertukar pengalaman dan inovasi yang telah dikembangkan di satuan pendidikan masing-masing.
Inovasi yang dipaparkan Agus Salim juga menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital di sekolah tidak hanya berkaitan dengan layanan administrasi, tetapi dapat diarahkan untuk memperkuat kepemimpinan pembelajaran, supervisi akademik, budaya refleksi, coaching, serta peningkatan profesionalisme guru.
Melalui kolaborasi dan berbagi praktik baik antar kepala sekolah, berbagai inovasi yang lahir dari satuan pendidikan diharapkan dapat terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar, berbagi, berkolaborasi, dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pendidikan di Kabupaten Soppeng..(SNL)
