Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – SD Negeri 101 Pajalesang terus mendorong inovasi dalam mendukung kedisiplinan sekaligus penguatan karakter peserta didik. Salah satu inovasi yang kini dikembangkan adalah kartu absensi digital berbasis QR yang memungkinkan kehadiran siswa dipantau secara lebih tertib dan transparan.
Inovasi tersebut diciptakan oleh Muhammad Safriadi, S.Pd., dan mulai diperkenalkan sebagai bagian dari upaya sekolah memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan kehadiran siswa, Jumat (18/9/2026).
Melalui sistem tersebut, siswa melakukan pemindaian atau scan QR saat tiba di sekolah maupun ketika hendak pulang. Data kehadiran kemudian dapat dipantau oleh orang tua secara real-time melalui notifikasi WhatsApp (WA) yang dikirim secara otomatis.

Dengan adanya sistem ini, orang tua tidak hanya mengetahui apakah anaknya telah hadir di sekolah, tetapi juga dapat memantau waktu kedatangan dan kepulangan anak. Inovasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat pembiasaan disiplin siswa sejak dini.
Selain inovasi berbasis teknologi, SDN 101 Pajalesang juga menjalankan sejumlah program pembiasaan harian yang dikemas secara sederhana, kreatif, dan menyenangkan.
Setiap Senin, siswa mengikuti program “Sensasi Cita” (Senin Satu Siswa Bercerita). Selasa diisi dengan program “Seliter”, sementara Rabu dilaksanakan “RaNum”.
Pada Kamis, siswa mengikuti “Kasih” (Kamis Bersih) sebagai upaya menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Selanjutnya, Jumat diisi dengan “JuDzi” (Jumat Dzikir) untuk memperkuat nilai-nilai religius.
Sementara pada Sabtu, siswa diberikan ruang untuk mengembangkan potensi melalui program “SaBar” (Sabtu Bakat dan Kreativitas). Program ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas mereka.
Berbagai program pembiasaan tersebut dirancang untuk membangun budaya positif di lingkungan sekolah, sekaligus menciptakan suasana belajar yang aktif, bersih, religius, kreatif, dan menyenangkan.
Dalam penguatan karakter, SDN 101 Pajalesang juga membudayakan (“6S”), yakni Senyum, Salam, Sapa, Bersih, Salim, Sopan, dan Santun. Nilai-nilai tersebut diterapkan dalam interaksi sehari-hari antara siswa, guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga sekolah.
Pembiasaan karakter tersebut juga diarahkan untuk mendukung penerapan (“7) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, yaitu bangun pagi, taat beribadah, rajin berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Melalui perpaduan teknologi dan pembiasaan karakter, SDN 101 Pajalesang berupaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang disiplin, berkarakter, sehat, kreatif, dan berakhlak mulia.
Semangat tersebut tercermin dalam slogan sekolah, “Belajar, Berbagi, Berakhlak Mulia.”
Dengan semangat kebersamaan, seluruh warga sekolah terus didorong untuk mewujudkan motto, “Bersama Kita Bisa, Bersama Kita Hebat!” (SNL)
