Enam Sekolah di Gugus Belajar 5 Ikuti Pendampingan SPMI, Perkuat Mutu Pendidikan Melalui BOSP Kinerja 2026

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Upaya meningkatkan mutu pendidikan dan kompetensi tenaga pendidik terus dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Tata Kelola, Literasi Numerasi (Litnum), serta Digitalisasi Pembelajaran bagi sekolah penerima Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik Tahun 2026 di Gugus Belajar 5. Selasa, (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 3 November 2026, tersebut dipusatkan di SD Negeri 90 Lenrang. Pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola/SPMI, Literasi Numerasi, dan Digitalisasi Pembelajaran yang sebelumnya telah dilaksanakan di seluruh Gugus Belajar.

Sebanyak enam sekolah tergabung dalam kegiatan pendampingan di Gugus Belajar 5. Masing-masing sekolah mengutus enam orang guru sebagai peserta, sehingga total terdapat 36 guru yang mengikuti kegiatan tersebut.
Adapun enam sekolah yang terlibat yakni:

  1. SD Negeri 90 Lenrang.
  2. SD Negeri 180 Sikojang.
  3. SD Negeri 75 Lebbae.
  4. SD Negeri 231 Lobo.
  5. SD Negeri 195 Barae.
  6. SD Negeri 222 Tonronnge.

Pelaksanaan kegiatan tersebut didukung melalui anggaran BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 dengan total alokasi sebesar Rp22,5 juta.

Kepala SD Negeri 90 Lenrang, H. Abdul Majid, S.Pd., menyampaikan bahwa pendampingan SPMI sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan guru, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat sistem penjaminan mutu pendidikan di masing-masing sekolah.

“Melalui kegiatan pendampingan ini, kami berharap para guru mendapatkan tambahan pengetahuan dan mampu meningkatkan kompetensi serta kualitas kinerjanya. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pelatihan atau pemenuhan program, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan mutu pendidikan.

Pendampingan Implementasi Penguatan BOSP Kinerja ini diarahkan untuk memastikan hasil Bimtek sebelumnya dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan satuan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, sekolah diharapkan mampu memperkuat tata kelola, mengembangkan budaya penjaminan mutu internal, meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik, serta memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

Dengan dukungan BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026, enam sekolah di Gugus Belajar 5 diharapkan dapat mengoptimalkan kompetensi guru dan melakukan pembenahan kualitas pendidikan secara terencana, terukur, dan berkelanjutan.(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *