Siswa SDN 73 Lamogo Raih Dua Medali Perak di Kejurda Karate GOJUKAI Sulsel-Sulbar di Polman

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SDN 73 Lamogo, Desa Pattojo, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng. Dua atlet karate muda dari sekolah tersebut berhasil meraih medali perak dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate GOJUKAI Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang berlangsung di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada 16–18 Oktober 2026 pekan lalu. Jumat (23/10/2026).

Kedua siswa tersebut adalah Ahmad Saogi Aikikara Muharram, siswa kelas VI, yang meraih medali perak pada nomor Kata Perorangan Putra kategori usia pra pemula. Sementara itu, Aisyah Ungara Sakuragi Azzahra, siswa kelas I, berhasil meraih medali perak pada nomor Kumite -25 kilogram putri kategori pra usia dini.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SDN 73 Lamogo. Di usia yang masih belia, kedua siswa itu mampu menunjukkan kemampuan, keberanian, serta semangat juang dalam berkompetisi di ajang karate tingkat daerah.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses latihan dan pembinaan yang dijalani keduanya. Ahmad dan Aisyah mengikuti latihan di Dojo KONI Soppeng dan Dojo Marsgym Soppeng.

Selain mendapatkan pembinaan dari para pelatih, keduanya juga memperoleh bimbingan langsung dari ayahanda mereka yang turut berperan sebagai guru karate. Dukungan keluarga, latihan yang berkelanjutan, serta pembinaan teknik dan mental menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka meraih prestasi.

Prestasi ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan keluarga, tetapi juga menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan olahraga, khususnya karate.

Lebih dari sekadar mengejar medali, karate juga mengajarkan nilai-nilai moral yang penting bagi perkembangan anak, seperti disiplin, tanggung jawab, sportivitas, rasa hormat, pengendalian diri, dan pantang menyerah.

Harapan pun disampaikan agar prestasi yang telah diraih Ahmad dan Aisyah dapat dipertahankan serta ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.

Keduanya diharapkan tidak cepat berpuas diri atas pencapaian tersebut, melainkan menjadikannya sebagai motivasi untuk semakin giat berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memperkuat mental bertanding.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta dukungan dari keluarga dan para pelatih, Ahmad dan Aisyah diharapkan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi sekaligus menerapkan nilai-nilai luhur karate dalam kehidupan sehari-hari.

Prestasi dua siswa SDN 73 Lamogo ini menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan kerja keras, kedisiplinan, dan dukungan lingkungan yang positif, generasi muda Soppeng memiliki peluang untuk terus mengukir prestasi sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter.(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *