Tiga SD Negeri di Desa Mariorilau Belum Tersentuh Program MBG, Orang Tua Murid Berharap Ada Pemerataan

bagikan

Soppeng, SUARAGURUSULSEL.COM – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Soppeng menjadi perhatian orang tua murid. Pasalnya, tiga sekolah dasar negeri di Desa Mariorilau, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, disebut belum menerima penyaluran program tersebut. Senin (26/10/2026).

Ketiga sekolah yang dimaksud yakni SD Negeri 155 Takka, SD Negeri 180 Sikojang, dan SD Negeri 265 Uddungeng. Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang orang tua murid yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan saat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan program MBG di sekolah tempat anaknya menempuh pendidikan.

Menurutnya, sejak program MBG mulai disalurkan di Kabupaten Soppeng, anak-anak yang bersekolah di tiga sekolah tersebut belum merasakan manfaat program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi peserta didik.

“Kami juga ingin anak-anak kami merasakan MBG seperti murid-murid di sekolah lain. Sampai sekarang, di sekolah tempat anak kami belajar, MBG belum masuk,” ungkapnya.

Ia mengatakan, para orang tua murid tentu berharap anak-anak mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati program tersebut. Terlebih, mereka melihat sejumlah sekolah lain di Kabupaten Soppeng telah menerima penyaluran MBG.

“Kami sebagai orang tua juga ingin melihat anak-anak kami menikmati MBG di sekolah. Kalau murid di sekolah lain sudah merasakannya, kami berharap anak-anak kami juga bisa mendapatkan hal yang sama,” tuturnya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak usia sekolah. Karena itu, pemerataan pelaksanaan program menjadi harapan masyarakat, termasuk orang tua murid di Desa Mariorilau.

Belum tersalurkannya MBG di tiga sekolah tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan orang tua mengenai jadwal pelaksanaan dan mekanisme penyaluran program bagi peserta didik di wilayah mereka.

Mereka berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai penyebab belum masuknya MBG ke SD Negeri 155 Takka, SD Negeri 180 Sikojang, dan SD Negeri 265 Uddungeng, sekaligus memastikan apakah ketiga sekolah tersebut telah masuk dalam rencana penerima manfaat.

Orang tua murid juga berharap pemerintah dan pihak pelaksana program dapat memperhatikan kondisi tersebut agar peserta didik memperoleh akses yang setara terhadap program pemenuhan gizi di lingkungan sekolah.(SNL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *